Senin, 27 Januari 2014

LOG HATI

Di dedaunan hutan yang kau sebut Doa
kata kata menjelma senyap
menyatu pepohonan ribuan zaman
milik ribuan kisah
yang tercatat pada setiap nafasmu
mengucap puja pada Cinta

Kita memang masih berjalan
dan batasnya masih pagi dan senja
seketika kita berhenti, waktu toh terus berlari
pada nafas angin kita berucap doa
dan nafas kita sendiri memburu kejayaannya

Di dedaunan yang kini kita sebut doa
ada puja puji pepohonan harap
yang tumbuh seiring musim musim
lalu gugur, dan mekar lagi
pada saat surga tersenyum

Memang kita masih terus menulis
cerita resah dari dua hati
namun tak mungkin ruang hati terus kosong
sementara sejarah menata ceritanya
mengetuk memohon tempat
di bentangan hati yang tabah

Kini kuajak kau diam
di hutan doa doa
tempat para peri mendaraskan ketulusan,
mengandung, melahirkan kegigihan
menakar makna tak sekadar makna
dan membaca semua pesan tak tertulis
pada log log hati kita

Tidak ada komentar:

Posting Komentar